15 Agustus 2007, tepat dua hari sebelum perayaan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Admin Civitas Online (siapa ya???) memutuskan untuk “membunuh” e-magazine kampus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Penyebabnya sangat sepele, pengurus aktif Media Center (penerbit majalah Civitas dan pengelola Civitas Online) tidak serius mengelola situs tersebut. Sehingga pengelolaan situs tersebut masih saja dipegang oleh pengurus-pengurus lama yang sudah lulus dan bukan mahasiswa lagi. Padahal Civitas dan Civitas Online adalah media mahasiswa. Maka sudah seharusnyalah mahasiswa yang mengelolanya.
Jika dilihat manfaatnya media online seperti Civon memiliki potensi yang sangat besar. Selain aktual, media online cenderung bebas sensor dan dapat diakses dimanapun. Maklum, sensor ketat dari lembaga kemahasiswaan seperti BEM dan BLM masih dialami oleh media center. Terutama untuk hal-hal yang memberikan kritik internal terhadap pemerintah, Departemen Keuangan dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Manfaat tersebut bertambah, karena secara resmi STAN tidak memiliki situs web yang dapat menjadi pintu gerbang informasi bagi masyarakat luas.
Melalui Civon, penulis dapat secara bebas dan bertanggungjawab mempublikasikan pemikirannya. Respon dari pembaca pun diperoleh secara instant. Jadi, berbagai macam tulisan akan memperoleh kritik, pujian dan ulasan dari pembaca dengan cepat.
Entah apa kesulitan yang dimiliki oleh Media Center sehingga tidak mampu mengelola Civon dengan baik. Apapun itu seharusnya bisa diatasi dengan cepat. Ada beberapa pihak yang beranggapan salah satu kesulitannya adalah Media Center tidak memiliki koneksi internet. Kalau memang ini alasannya, sejak awal berdirinya Komunitas Aliwardhana, Saya telah menawarkan koneksi internet gratis untuk seluruh organisasi kemahasiswaan di STAN. Tinggal membeli antena penerima dan access point agar di Bengkel Media Center dapat menerima sinyal wifi yang dimiliki komunitas aliwardhana. Tapi respon atas tawaran itu tidak seperti yang saya harapkan.
Saya berharap Civon dapat kembali aktif dengan energi baru dari pengurus Media Center yang baru. Karena saya yakin pendanaan situs tersebut melibatkan dana mahasiswa yang harus dipertanggungjawabkan kepada perwakilan mahasiswa. Segala permasalahan internal yang dimiliki pasti dapat diselesaikan.
Selamat jalan Civitas Online, semoga dapat beristirahat dalam damai untuk kemudian terlahir kembali dengan kehidupan yan dapat memberikan sumbangsih baru bagi kemajuan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment





2 Comments